In memory of Dwajanti Hidayat

Dwajanti Hidayat
10.10.1932-10.12.2006
Untaian kata terakhirku untukmu.
Nenek yang paling aku sayang..
Terimakasih untuk segala sesuatu yang telah kau berikan padaku,
dikala aku sendiri.. jatuh.. sedih.. kau selalu berusaha untukku dan mama.
Kau seorang wanita yang sungguh tangguh.
Semangatmu untuk hidup dan sayangmu pada keluarga tiada terbatas.
Begitu aku sadar, aku telah kehilanganmu untuk selama-lamanya.
Tidak lagi aku dapat tersenyum padamu, tidak lagi menyentuhmu.
Seandainya dulu-dulu aku bisa memelukmu sepuasnya..
Seandainya dulu-dulu aku dapat dengan lugas mengatakan sendiri "aku sayang padamu"..
Seandainya dulu-dulu aku lebih bisa merasakan kasihmu..
Sungguh.. Aku merindukanmu,
ingat kah kau ketika tanganmu memegang tanganku dan mengatakan hal2 indah?
Ingatkah kau ketika tanganmu merangkulku dan kita berjalan bersama di lorong sempit itu?
Ingatkah kau ketika suara2mu yang menghentikan tangisku?
Kau adalah surga bagi keluargamu.
Sekuat tenaga kau topang kami, kau berikan kami yang terbaik..
Aku.. juga Sayang padamu..
Aku sangat sayang padamu..
Dan Aku berjanji, aku akan berusaha sebaik mungkin..
Sebagaimana kau telah susah payah berusaha untukku…
Selamat Jalan Nenekku, Dwajanti Hidayat…

One Response to “In memory of Dwajanti Hidayat”

  1. bayu Says:

    sori ye gw pengen ngomong terus terang!
    klo lo tuh tralu gemuk,,,,
    diet nape,,,
    biar langsingan dikit.
    kan langsing lo keliahatan lebih cakep

Leave a Reply